AktualNesia.online

lisensi

Friday, May 8, 2026, May 08, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-09T04:54:59Z
BERITA TERKINIDAERAHNASIONAL

Prabowo Perintahkan Audit Celah Korupsi MBG, NasDem: Presiden Serius Kawal Program Prioritas

Advertisement


 Prabowo Perintahkan Audit Celah Korupsi MBG, NasDem: Presiden Serius Kawal Program Prioritas

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan perhatian serius terhadap potensi penyimpangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi Presiden kepada Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) untuk mengecek celah korupsi dalam program tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah tidak ingin program prioritas nasional itu disalahgunakan.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem, Irma Suryani Chaniago, menegaskan bahwa langkah Presiden menunjukkan komitmen penuh dalam mengawal keberhasilan program MBG yang menyasar jutaan anak Indonesia.

“Program MBG ini merupakan program prioritas Presiden, dan target yang ingin dicapai Presiden juga sangat besar. Karena itu Presiden tentu tidak main-main,” kata Irma, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, program MBG bukan sekadar agenda pembagian makanan gratis, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menyebut program tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan gizi anak, pertumbuhan kecerdasan, hingga memperkuat ekonomi masyarakat melalui efek berganda terhadap sektor pangan dan tenaga kerja.

Irma menilai perhatian khusus Presiden muncul setelah berbagai isu terkait pelaksanaan MBG mulai bermunculan di publik. Karena itu, keterlibatan langsung KSP dianggap penting guna memastikan pelaksanaan program berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Berbagai isu terkait pelaksanaan program ini memang mengemuka dan kemungkinan besar sudah sampai ke telinga Presiden. Maka wajar jika kemudian Presiden meminta pengawalan langsung dari KSP,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya anggaran negara yang dialokasikan untuk program MBG. Dengan dana yang sangat besar tersebut, Irma menekankan pentingnya profesionalisme dan akuntabilitas dalam pelaksanaan di lapangan.

“Pelaksanaannya harus profesional dan akuntabel agar penggunaan anggaran benar-benar sesuai dengan target yang diharapkan Presiden,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala KSP Dudung Abdurachman mengungkap adanya sejumlah potensi penyimpangan dalam program MBG. Salah satu yang menjadi perhatian ialah dugaan praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

“Banyak celahnya. Salah satunya saya mendapat informasi adanya jual beli titik,” kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).

Dudung menyebut pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada praktik penyimpangan, termasuk terkait kualitas makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat. Ia juga menyinggung kemungkinan adanya persoalan mutu makanan yang berpotensi memicu kasus keracunan apabila tidak diawasi secara ketat.

Pemerintah menegaskan pengawasan terhadap program MBG akan diperkuat mengingat program tersebut menjadi salah satu agenda utama pemerintahan Presiden Prabowo dalam bidang peningkatan kualitas gizi nasional.

Sumber:

  • detikNews

  • CNBC Indonesia

  • Keterangan Kantor Staf Presiden RI